Keberadaan Ikan Kodok (Antennarius maculates, Desjardins 1840) di Pulau Nusa Penida Provinsi Bali

Donny Juliandri Prihadi

Abstrak


Ikan kodok (Antennarius maculates, Desjardins 1840) atau Warty/ Clown Frogfish adalah ikan yang memiliki bentuk tubuh diagonal, ekornya menyerupai kaki, sirip dorsal dan ekor memiliki warna kuning cerah dan bercak-bercak merah muda, dan di atas mata ada 2 organ seperti tanduk pada sirip punggung. Ikan kodok hidup pada perairan Indonesia dan negara tropis, umumnya ditemukan pada ekosistem terumbu karang. Penelitian dilaksanakan pada bulan 20 - 28 Februari 2015 dengan menerapkan metode survey di Pulau Nusa Penida, Provinsi Bali, Indonesia. Penelitian ini fokus untuk mencari dan mengidentifikasi ikan kodok pada ekosistem terumbu karang di Indonesia dan menganalisa parameter kualitas air laut untuk kehidupan ikan kodok. Analisa foto sampel dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Kelautan, FPIK, UNPAD. Hasil penelitian menunjukan hanya 1 jenis ikan kodok (Antennarius maculates) dan hanya ditemukan di Crystal Bay yaitu di sisi barat Pulau Nusa Penida. Hal ini diduga karena ikan ini hanya hidup pada kondisi perairan yang jernih dan hidup pada ekosistem terumbu karang yang terlindung dan berbatasan dengan laut dalam. Banyaknya kegiatan manusia yang ada di Nusa Penida dapat membuat kehidupan ikan kodok terganggu. Wisata bahari telah berkembang di Nusa Penida, berbagai kegiatan yang telah dilakukan banyak wisatawan asing seperti menyelam, snorkling, bermain kano, memancing dan bermain jet ski dan water sports lainnya, telah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya. Salah satu alasan para penyelam di Nusa Penida itu karena ingin melihat ikan Manta rays, Mola-mola, ikan hiu dan juga ikan kodok.

 

Kata kunci : ikan kodok, ekosistem terumbu karang, nusa penida, wisata bahari


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


http://jurnal.unpad.ac.id/akuatika/