HUBUNGAN KARAKTERISTIK DAUN DENGAN AKUMULASI PARTIKULAT DAN TIMBAL (Pb) PADA DAUN POHON Pterocarpus indicus Willd., Swietenia macrophylla King., dan Filicium decipiens (Wight & Arn) Thwaites DI KAWASAN TAMAN LANSIA KOTA BANDUNG

Julianty Nur C., Mohamad Nurzaman, Asep Zainal Mutaqin

Abstract


Penelitian mengenai Hubungan Karakteristik Daun dengan Akumulasi Partikulat dan Timbal (Pb) Pada Daun
Pohon Pterocarpus indicus Willd., Swietenia macrophylla King., dan Filicium decipiens (Wight & Arn) Thwaites di
Kawasan Taman Lansia Kota Bandung. Maksud dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan beberapa
pohon dalam mengakumulasi partikulat dan timbal di daun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan
jenis pohon yang paling baik dalam menyerap partikulat dan timbal berdasarkan karakteristik morfologi, anatomi,
dan kadar klorofil daun. Penelitian ini menggunakan metode survei yang terdiri dari dua tahapan kegiatan, yaitu
tahap uji pendahuluan serta pengumpulan dan analisis data, dengan mengamati analisis korelasi antara karakteristik
daun dengan akumulasi partikulat dan timbal (Pb). Tanaman yang paling besar dalam mengakumulasi partikulat
dan timbal (Pb) adalah Filicium decipiens (Wight & Arn) Thwaites masing-masing sebesar 10,332 ppm dan 1,889
ppm, diikuti oleh Pterocarpus indicus Willd. 2,564 ppm dan 0,371 ppm, dan akumulasi partikulat dan timbal
(Pb) yang paling rendah dimiliki oleh Swietenia macrophylla King. masing-masing sebesar 0,894 ppm dan 1,373
ppm.Tingkat akumulasi partikulat dan timbal (Pb) pada daun dipengaruhi oleh kondisi lingkungan sekitar tempat
pohon tumbuh. Nilai korelasi terbesar terdapat pada hubungan antara kadar klorofil dengan akumulasi timbal yaitu
dengan nilai sebesar 0,996, sedangkan hasil sebaliknya didapatkan pada hubungan luas daun dengan akumulasi
timbal dengan nilai sebesar 0,049.


Keywords


Partikulat; Timbal (Pb); Pterocarpus indicus Willd.; Swietenia macrophylla King.; Filicium decipiens (Wight & Arn) Thwaites

Refbacks

  • There are currently no refbacks.