KARAKTERISASI SERBUK SELULOSA MIKROKRISTAL ASAL TANAMAN RAMI (Boehmeria nivea L. Gaud)

Ina Widia, Marline Abdassah, Anis Yohana Chaerunisaa, Taofik Rusdiana

Abstract


Abstrak

Karakteristik serbuk merupakan hal yang  penting untuk dipertimbangkan dalam proses pembuatan tablet, salah satunya akan mempengaruhi sifat alir massa cetak. Bahan pengisi tablet yang sering digunakan adalah selulosa mikrokristal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik serbuk selulosa mikrokristal hasil isolasi dari tanaman rami.  Metode penelitian ini meliputi penyiapan bahan baku serat rami, isolasi α-selulosa, pembuatan selulosa mikrokristal, dan karakterisasi selulosa mikrokristal. Hasil penelitian menunjukan rendemen selulosa mikrokristal sebesar 56,103%. Hasil karakterisasi serbuk selulosa mikrokristal meliputi reaksi warna, organoleptis, kelarutan, titik lebur, dan pH menunjukan kemiripan karakteristik dengan Avicel® PH 102 sebagai pembanding, kadar kelembapan selulosa mikrokristal hasil isolasi dan Avicel® PH 102 sebesar 0,88% dan 0,56%, laju alir 1,487 g/s dan 2,524g/s, sudut istirahat 28,5o dan 26,194o, kerapatan sejati 1,561 g/cm3 dan 1,533 g/cm3, kerapatan curah 0,326 g/cm3 dan 0,374 g/cm3, kerapatan mampat 0,435 g/cm3 dan 0,483 g/cm3, kompresibilitas 25,057% dan 22,567%, ukuran partikel dengan PSA 81,34 µm dan 129,9 µm.

 

Kata kunci : karakteristik, serbuk, selulosa mikrokristal, rami.

 

Abstract

Powder characteristics are important to consider in the process of making tablets, one of which will affect the mass flow properties of the prints. The most commonly used tablet filler material is microcrystalline cellulose. The purpose of this research is to know the characteristic of microcrystalline cellulose powder from isolation from ramie. Methods of this study include preparation of raw materials of ramie fiber, α-cellulose insulation, microcrystalline cellulose manufacturing, and microcrystalline cellulose characterization. The result showed that microcrystalline cellulose yield was 56.103%. The results of characterization of microcrystalline cellulose powders include color reaction, organoleptic, solubility, melting point, and pH shown similarity in characteristic to Avicel® PH 102 as comparison, moisture content of microcrystalline cellulose and Avicel® PH 102 was 0.88% and 0.56%, flow rate at 1.487 g/s and 2.524 g/s, resting angle at 28.5o and 26.194o, true density at 1.561 g/cm3 and 1.533 g/cm3, bulk density at 0.326 g/cm3 and 0.374 g/cm3 , tapped density at 0.435 g/cm3 and 0.483 g/cm3, compressibility at 25.057% and 22.567%, particle size with PSA 81.34 μm and 129.9 μm.

 

Keywords : characteristics, powders, microcrystalline cellulose, ramie.


References


Dewi, T. K., Dandy, dan Wahyu Akbar. 2010. Pengaruh Konsentrasi NaOH, Temperatur Pemasakan, dan Lama Pemasakan Pada Pembuatan Pulp dari Batang Rami dengan Proses Soda. Jurnal Teknik Kimia. No.2, Vol.17.

Fitzpatrick, J. J. and Ahrné, L. 2005. Food powder handling and processing: Industry problems, knowledge barriers and research opportunities. Chemical Engineering and Processing: Process Intensification, 44(2), pp. 209–214. doi: 10.1016/j.cep.2004.03.014.

Geldart, D., Abdullah, E.C., Hasan, A.P., Nwoke L.C., dan Wouters I. 2006. Characterization of powder flowability using measurement of angle of repose. China Particuol. 4: 104-107.

Gohel, M.C., Jogani, P.D. 2005. A Review of Co-Proccessed Directly Compressible Excipients. J Pharm Pharmaceutical Sci. 8 (1).

Haque, Mahjabin. 2010. Variation Of Flow Property Of Different Set of Formulas of Excipients Against Variable Ratio Of Different Diluents. Bangladesh : East West University.

Jinapong N., Suphantharika M., Jamnong P. 2008. Production of instant soymilk powders by ultrafiltration, spray drying and fluidized bed agglomeration. Journal of Food Engineering. 84: 194–205.

Kemenkes RI. 2013. Permenkes RI No 71 Tahun 2013 Tentang Pelayanan Kesehtan Pada Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta: Depkes RI.

Nurhayani, Fitriah. 2008. Karakterisasi Selulosa Mikrokristal dari Daun Nanas sebagai Eksipien Tablet Metode Kempa Langsung [Skripsi]. Universitas Padjadjaran. Jatinangor.

Mersa, R. N. K. 2008. Karakterisasi Selulosa Mikrokristal dari Serbuk Gergaji Kayu Albasia Sebagai Eksipien Tablet Metode Kempa Langsung. [Skripsi]. Universitas Padjadjaran. Jatinangor.

Purwati, Rully Dyah. 2010. Strategi Pengembangan Rami (Boehmeria nivea L. Gaud). Perspektif. Vol. No. 2 (106-118).

Rojas, J., Buckner, I., Kumar V. 2012. Co-proccessed Exipients With Enhanced Direct Compression Functionality For Improved Tableting Performance. Drug Dev Ind Pharm. 38 (10).

Rowe, R. C., Paul J. Sheskey, Sian C. Owen. 2009. Handbook of Pharmaceutical Excipients 5th Edition. London and American rowe: Pharmaceutical Press.

Siregar, C.J.P., dan Wikarsa, S. 2010. Teknologi Farmasi Sediaan Tablet Dasar-Dasar Praktis. Jakarta : EGC.

Syam, Lily K., Farikha J., Fitriana, dan Dian N. 2009. Pemanfaatan Limbah Pod Kakao Untuk Menghasilkan Etanol Sebagai Sumber Energi Terbarukan. Tersedia di : http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/20208 [Diakses pada tanggal 19 Maret 2017].

Umar, S. T. 2011. Pemanfaatan serat Rami untuk Pembuatan Selulosa. Datin litbang-BPP Kemenham RI. Tersedia di: http://www.balibang.kemhan.go.id/?q=content/pemanfaatan-serat-rami-untuk-pembuatan-selulosa [Diakses tanggal 2 Juni 2017].




DOI: https://doi.org/10.24198/jf.v15i3.15447

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.24198/jf.v15i3.15447.g7434

Article metrics

Abstract views : 0 | views : 0

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Ina Widia, Marline Abdassah, Anis Yohana Chaerunisaa, Taofik Rusdiana