Focus and Scope

Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran adalah jurnal terbuka berbahasa Indonesia, yang menerbitkan artikel penelitian, laporan kasus, dan ulasan sistematik, yang bersifat asli, inovatif, terbaru, dan aplikatif di semua bidang ilmu kedokteran gigi dengan pendekatan interdisipliner dan multidisiplin. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran memproses artikel dengan melakukan double-blind review untuk mendapatkan ilmu dan aplikasi keilmuan yang memenuhi kaidah ilmiah yang bermutu.

Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran diterbitkan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran tiga kali setahun, setiap bulan April, Agustus, dan Desember. Proses submisi naskah artikel terbuka sepanjang tahun melalui fasilitas sistem Open Journal System. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran juga berafiliasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).

Bidang cakupan Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran adalah semua bidang ilmu kedokteran gigi, yaitu biologi oral; ilmu dan teknologi material gigi; bedah mulut dan maksilofasial; pedodonsia; ilmu kesehatan gigi masyarakat, epidemiologi, dan ilmu kedokteran gigi pencegahan; konservasi gigi, endodontik, dan kedokteran gigi operatif; periodonsia; prostodonsia; ortodonsia; ilmu penyakit mulut; radiologi kedokteran gigi dan maksilofasial; serta perkembangan dan ilmu kedokteran gigi dari pendekatan ilmu lainnya. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran mengakomodasi seluruh karya ilmu kedokteran gigi baik yang bergerak dalam bidang akademik, riset, maupun praktisi, untuk menjadi acuan bagi seluruh bidang ilmu kedokteran gigi.

Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran merupakan sister journal dari Padjadjaran Journal of Dentistry© dengan p-ISSN 0854-6002. Pada tahun 2017, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran memiliki versi publikasi online dengan e-ISSN 2549-6514 sesuai dengan kebijakan PDII-LIPI. Sejak tahun yang sama pula, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran telah menggunakan platform Open Journal System (OJS) yang mengharuskan semua penulis untuk mendaftar terlebih dahulu sebelum mereka diperbolehkan mengunggah manuskrip secara online. Setelah itu, para editor dan mitra bebestari akan melakukan pengelolaan dan penelaahan manuskrip secara online melalui platform tersebut, serta penulis dapat memantau perjalanan manuskrip mereka melalui platform yang sama.

Informasi lebih lanjut mengenai Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dapat ditemukan pada bagian Sejarah Jurnal.

 

Section Policies

Artikel

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

Mitra bestari diharuskan memberikan rekomendasi untuk membantu penulis dalam meningkatkan kualitas naskahnya, dan membantu editor dalam menentukan kebijakan editorial, sesuai dengan keahliannya masing-masing

1. Kesediaan

Mitra bestari harus memberi tahu editor tentang kesediaan atau ketidaksediaan untuk melakukan review atas naskah yang akan diterbitkan.

2. Kerahasiaan

Naskah yang ditinjau adalah dokumen rahasia. Komunikasi dengan pihak lain tanpa pemberitahuan pada editor tidak diperbolehkan.

3. Standar Objektivitas

Mitra bestari harus berpegang pada prinsip-prinsip objektivitas dan menghindari kritik yang bersifat personal terhadap penulis naskah selama proses review. Semua komentar harus disertai dengan saran yang jelas dan mendukung.

4. Kejelasan Referensi

Mitra bestari direkomendasikan untuk memberikan informasi kepada penulis dengan literatur, atau studi kasus yang relevan yang belum dikutip, memiliki kemiripan substansial, atau tumpang tindih dengan manuskrip yang sedang direview.

5. Konflik Kepentingan

  • Mitra bestari tidak diizinkan untuk menggunakan materi naskah yang tidak diterbitkan untuk penggunaan pribadi tanpa pemberitahuan tertulis sebelumnya pada editor, dalam keadaan apa pun.
  • Informasi dan ide yang terkandung dalam naskah yang direview bersifat rahasia dan tidak boleh didistribusikan atau digunakan untuk keuntungan pribadi.

Apabila mitra bestari memiliki konflik kepentingan karena alasan persaingan, kolaborasi, atau hubungan lain dengan penulis, lembaga, atau perusahaan yang terlibat dalam publikasi terkait, maka mitra bestari tersebut tidak diizinkan untuk mengevaluasi naskah terkait.

 

 

Publication Frequency

Terbit caturwulan (April, Agustus, dan Desember).

 

Open Access Policy

Jurnal ini memberikan akses terbuka pada seluruh isinya dengan prinsip untuk membuat penelitian tersedia secara bebas untuk publik, demi mendukung diseminasi pengetahuan secara global.

 

Archiving

Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran menggunakan sistem CrossRef dan Portal Garuda untuk menciptakan sistem pengarsipan terdistribusi di antara perpustakaan dan pengarsipan yang berpartisipasi, dan memungkinkan perpustakaan tersebut untuk membuat arsip permanen jurnal untuk tujuan pelestarian dan pemulihan.

 

Copyright Notice

Seluruh artikel yang diterbitkan pada Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran menyetujui ketentuan berikut:

  1. Hak cipta naskah diserahkan sepenuhnya kepada Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran dan oleh karena itu, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran memiliki hak penuh untuk meningkatkan kualitas dan memperbaiki, menerbitkan, dan mereproduksi naskah secara sebagian dan / atau seluruhnya, yang secara serentak dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License Form Penyerahan Hak Cipta dapat diunduh di sini
  2. Penulis dapat masuk ke dalam pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi karya jurnal yang diterbitkan (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional)
  3. Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat mengarah pada pertukaran produktif, serta sitasi yang lebih besar (Pengaruh Akses Terbuka)

 

Publication Ethics and Malpractice Statement

Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran mengikuti Pedoman Perilaku Kode Etik Publikasi (COPE) dan bertujuan untuk mematuhi Pedoman Praktek Terbaik.

Sebagai tambahan, sebagai jurnal yang mengikuti Rekomendasi ICMJE untuk Perilaku, Pelaporan, Penyuntingan dan Penerbitan Karya Ilmiah di Jurnal Medis, diharapkan penulis, mitra bebestari, dan editor, mengikuti panduan praktek terbaik mengenai perilaku etis yang terkandung di dalamnya.

Pilihan-pilihan poin penting disertakan di bawah ini, namun tetap mengacu pada tiga dokumen yang tercantum di atas untuk rincian lengkap.

Tugas Editor

Perlakuan adil dan independensi editorial

Editor mengevaluasi manuskrip yang diserahkan secara eksklusif berdasarkan kesesuaian akademis (kepentingan, orisinalitas, validitas studi, kejelasan) dan relevansinya dengan cakupan jurnal, tanpa memperhatikan ras penulis, gender, orientasi seksual, asal etnis, kewarganegaraan, kepercayaan agama, filosofi politik atau afiliasi institusional. Keputusan untuk mengedit dan menerbitkan tidak ditentukan oleh kebijakan pemerintah atau lembaga lain di luar jurnal itu sendiri. Dewan Editorial kami memiliki wewenang penuh atas keseluruhan konten editorial jurnal dan waktu penerbitan konten tersebut.

Kerahasiaan

Editor dan staf editorial tidak akan mengungkapkan informasi apapun tentang manuskrip yang dikirimkan kepada orang lain selain penulis, mitra bebestari, mitra bebestari potensial, penasihat editorial, dan penerbit yang sesuai.

Pengungkapan dan benturan kepentingan

Anggota editor dan editorial tidak akan menggunakan informasi yang tidak dipublikasikan yang diungkapkan dalam naskah yang diajukan untuk tujuan penelitian mereka tanpa persetujuan tertulis dari penulis. Informasi atau ide istimewa yang diperoleh oleh editor karena penanganan manuskrip akan dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi mereka. Editor akan memilih diri mereka sendiri untuk mempertimbangkan manuskrip di mana mereka memiliki konflik kepentingan yang dihasilkan dari hubungan yang kompetitif, kolaboratif, atau hubungan lain dengan penulis, perusahaan atau institusi yang terkait dengan penelitian tersebut; Sebagai gantinya, mereka akan meminta anggota dewan redaksi lainnya untuk menangani manuskrip tersebut.

Keputusan publikasi

Para editor memastikan bahwa semua naskah yang diajukan dipertimbangkan untuk diterbitkan melalui ulasan sejawat oleh setidaknya dua mitra bebestari yang ahli di bidang ini. Pemimpin Redaksi, Editor Eksekutif, dan Redaktur Tugas bertanggung jawab untuk memutuskan manuskrip mana yang diserahkan ke jurnal akan dipublikasikan, berdasarkan validasi karya yang bersangkutan, kepentingan bagi peneliti dan pembaca, komentar mitra bebestari, dan persyaratan legal seperti yang saat ini berlaku terkait dengan fitnah, pelanggaran hak cipta dan plagiarisme. Ketiga editor ini dapat berbicara dengan editor dan mitra bebestari lain untuk membuat keputusan ini.

Keterlibatan dan kerjasama dalam investigasi

Editor (bersama dengan penerbit dan/atau masyarakat) akan mengambil tindakan responsif saat masalah etika diajukan sehubungan dengan naskah yang diajukan atau makalah yang diterbitkan. Setiap tindakan perilaku publikasi yang tidak etis akan ditinjau, bahkan jika ditemukan beberapa tahun setelah publikasi. Editor AP-SMART mengikuti Flowchart COPE saat menangani kasus dugaan kesalahan. Jika dalam penyelidikan, masalah etis cukup beralasan, koreksi, pencabutan ulang, ekspresi kekhawatiran atau catatan lain yang mungkin relevan, akan dipublikasikan di jurnal.

Tugas Mitra Bebestari

Kontribusi terhadap keputusan editorial

Ulasan sejawat (peer review) membantu editor dalam membuat keputusan editorial dan, melalui komunikasi editorial dengan penulis, dapat membantu penulis dalam memperbaiki manuskrip mereka. Ulasan sejawat adalah komponen penting dari komunikasi ilmiah formal dan terletak pada inti pekerjaan ilmiah. AP-SMART berbagi pandangan banyak bahwa semua ilmuwan yang ingin berkontribusi dalam proses ilmiah berkewajiban untuk melakukan bagian ulasan yang adil.

Kesegeraan

Setiap mitra bestari yang diundang yang merasa tidak memenuhi syarat untuk meninjau penelitian yang dilaporkan dalam manuskrip atau mengetahui bahwa tinjauan singkatnya akan menjadi hal yang tidak mungkin harus segera memberi tahu editor dan menolak undangan pengulasan sehingga mitra bestari alternatif dapat dihubungi.

Kerahasiaan

Setiap manuskrip yang diterima untuk diperiksa adalah dokumen rahasia dan harus diperlakukan seperti itu; mereka tidak boleh ditunjukkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali jika diberi wewenang oleh Pemimpin Redaksi (yang hanya akan melakukannya dalam keadaan yang luar biasa dan spesifik). Ini juga berlaku untuk mitra bestari yang diundang dan menolak undangan peninjauan.

Standar objektivitas

Ulasan harus dilakukan secara obyektif, dan observasi diformulasikan dengan jelas dengan argumen pendukung sehingga penulis dapat menggunakannya untuk memperbaiki manuskrip.

Pengakuan sumber

Mitra bestari harus mengidentifikasi karya publikasi yang relevan yang belum pernah dikutip oleh penulis.

Pengungkapan dan benturan kepentingan

Setiap mitra bestari yang diundang yang memiliki benturan kepentingan akibat hubungan yang kompetitif, kolaboratif, atau hubungan dengan penulis, perusahaan atau institusi yang terkait dengan manuskrip dan pekerjaan yang dijelaskan di dalamnya harus segera memberi tahu editor untuk menyatakan konflik kepentingan dan penolakan mereka, sehingga mitra bebestari alternatif dapat dihubungi.

Materi yang tidak dipublikasikan yang diungkapkan dalam naskah yang diajukan tidak boleh digunakan dalam penelitian resensi tanpa persetujuan tertulis dari penulis. Informasi atau gagasan istimewa yang diperoleh melalui peer review harus dijaga kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk keuntungan pribadi reviewer. Ini juga berlaku untuk pengulas yang diundang yang menolak undangan peninjauan.

Tugas Penulis

Standar pelaporan

Penulis penelitian asli harus menyajikan laporan kerja dan hasil yang akurat, diikuti dengan diskusi yang obyektif mengenai pentingnya penelitian mereka. Naskah harus berisi detail dan rujukan yang cukup untuk mengizinkan orang lain mensitasi penelitian tersebut. Peninjauan artikel bersifat akurat, objektif dan komprehensif, sementara opini editorial atau tinjauan-tinjauan perspektif harus diidentifikasi dengan jelas seperti itu. Pernyataan palsu atau ketidak akuratan yang disengaja merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

Akses data dan retensi

Penulis mungkin diminta untuk memberikan data mentah studi mereka bersama dengan manuskrip untuk tinjauan editorial dan harus disiapkan untuk membuat data tersedia untuk umum jika memungkinkan. Bagaimanapun, penulis harus memastikan aksesibilitas data tersebut kepada profesional kompeten lainnya paling tidak selama 10 tahun setelah publikasi (sebaiknya melalui gudang data berbasis institusi atau data berbasis subjek atau pusat data lainnya), asalkan kerahasiaan para peserta dapat dilindungi dan hak hukum atas data kepemilikan tidak menghalangi pengungkapan data tersebut.

Orisinalitas dan plagiarisme

Penulis harus memastikan bahwa mereka hanya menulis dan menyerahkan hanya karya asli seluruhnya, dan jika mereka telah menggunakan karya dan/atau kata-kata orang lain, maka ini telah dikutip dengan tepat. Publikasi yang telah berpengaruh dalam menentukan sifat penelitian yang dilaporkan dalam naskah juga harus dikutip. Plagiarisme mengambil banyak bentuk, mulai dari alasan "meneruskan" penelitian milik orang lain sebagai penulisnya sendiri, untuk menyalin atau menguraikan bagian-bagian penting kertas orang lain (tanpa atribusi), untuk mengklaim hasil dari penelitian yang dilakukan oleh orang lain. Plagiarisme dalam segala bentuknya merupakan perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

Pengiriman/publikasi ganda, duplikat, berlebihan atau bersamaan

Makalah yang menjelaskan dasarnya penelitian yang sama tidak boleh dipublikasikan di lebih dari satu jurnal atau publikasi utama. Oleh karena itu, penulis tidak boleh mengajukan pertimbangan manuskrip yang telah dipublikasikan di jurnal lain. Penyampaian naskah secara bersamaan ke lebih dari satu jurnal adalah perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima.

Publikasi beberapa jenis artikel (seperti pedoman klinis, terjemahan) di lebih dari satu jurnal terkadang dapat dibenarkan, asalkan kondisi tertentu terpenuhi. Penulis dan editor jurnal yang bersangkutan harus menyetujui publikasi sekunder, yang harus mencerminkan data dan interpretasi yang sama dari dokumen utama. Referensi utama harus dikutip dalam publikasi sekunder.

Kepengarangan naskah

Hanya orang-orang yang memenuhi kriteria kepengarangan ini harus terdaftar sebagai penulis dalam manuskrip karena mereka harus dapat mengambil tanggung jawab publik atas konten tersebut: (i) memberikan kontribusi signifikan terhadap konsepsi, perancangan, pelaksanaan, perolehan data, atau analisis / interpretasi pembelajaran; dan (ii) merancang manuskrip tersebut atau merevisinya secara kritis untuk konten intelektual yang penting; dan (iii) telah melihat dan menyetujui versi akhir makalah tersebut dan menyetujui pengajuannya untuk diterbitkan. Semua orang yang memberikan kontribusi besar terhadap karya yang dilaporkan dalam manuskrip (seperti bantuan teknis, bantuan menulis dan penyuntingan, dukungan umum) namun yang tidak memenuhi kriteria kepengarangan tidak boleh terdaftar sebagai penulis, namun harus diakui di Bagian "Ucapan Terima Kasih" setelah mendapat izin dari yang bersangkutan. Penulis yang sesuai harus memastikan bahwa semua rekan penulis yang sesuai (sesuai definisi di atas) dan tidak ada rekan penulis yang tidak pantas termasuk dalam daftar pengarang dan memastikan bahwa semua rekan penulis telah melihat dan menyetujui naskah akhir dan menyetujui pengajuannya untuk diterbitkan, yang dibuktikan secara tertulis dalam Surat Pengantar naskah yang menjadi prasyarat Surat Penerimaan naskah.

Pengungkapan dan benturan kepentingan

Penulis haruslah pada tahap paling awal (umumnya dengan mengirimkan formulir pengungkapan pada saat penyerahan dan termasuk sebuah pernyataan dalam manuskrip) - mengungkapkan setiap konflik kepentingan yang dapat ditafsirkan untuk mempengaruhi hasil atau interpretasi mereka dalam manuskrip tersebut. Contoh konflik kepentingan potensial yang harus diungkapkan meliputi hal-hal keuangan seperti honorarium, hibah pendidikan atau pendanaan lainnya, partisipasi dalam presentasi oral, keanggotaan, pekerjaan, konsultan, kepemilikan saham, atau kepentingan ekuitas lainnya, dan kesaksian ahli yang dibayar atau hak paten- pengaturan perizinan, dan juga hubungan non-keuangan seperti hubungan pribadi atau profesional, afiliasi, pengetahuan atau kepercayaan dalam materi peumum penelitian atau materi yang dibahas dalam manuskrip. Semua sumber dukungan finansial untuk pekerjaan tersebut harus diungkapkan (termasuk nomor hibah atau nomor referensi lainnya jika ada).

Pengakuan sumber

Penulis harus memastikan bahwa mereka telah mengakui pekerjaan orang lain dengan benar, dan juga harus mengutip publikasi yang telah berpengaruh dalam menentukan sifat dari karya yang dilaporkan. Informasi yang diperoleh secara pribadi (dari percakapan, korespondensi atau diskusi dengan pihak ketiga) tidak boleh digunakan atau dilaporkan tanpa izin tertulis dari sumbernya. Penulis sebaiknya tidak menggunakan informasi yang diperoleh dalam rangka memberikan layanan rahasia, seperti manuskrip yang pernah diberinya ulasan atau aplikasi pemberian hibah, kecuali jika mereka memperoleh izin tertulis eksplisit dari penulis dari karya yang terlibat tersebut.

Bahaya dari subyek manusia atau hewan

Jika penelitian melibatkan bahan kimia, prosedur atau peralatan yang memiliki bahaya yang tidak biasa yang melekat dalam penggunaannya, para penulis harus secara jelas mengidentifikasi ini dalam manuskrip. Jika pekerjaan tersebut melibatkan penggunaan hewan atau peserta manusia, penulis harus memastikan bahwa semua prosedur dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kelembagaan yang relevan dan bahwa komite kelembagaan yang sesuai telah menyetujuinya; naskah harus berisi pernyataan tersebut. Penulis juga harus menyertakan sebuah pernyataan dalam manuskrip bahwa persetujuan tertulis telah diperoleh untuk eksperimen dengan peserta manusia. Hak privasi peserta manusia juga harus selalu diperhatikan.

Ulasan sejawat

Penulis berkewajiban untuk berpartisipasi dalam proses ulasan sejawat dan bekerja sama sepenuhnya dengan segera menanggapi permintaan editor untuk mendapatkan data mentah, klarifikasi, dan bukti persetujuan etika, persetujuan pasien dan hak cipta. Dalam kasus keputusan pertama "revisi yang diperlukan", penulis harus menanggapi komentar pengulas secara sistematis, langsung, dan segera, merevisi dan mengirimkan kembali naskah mereka ke jurnal dengan tenggat waktu yang diberikan.

Kesalahan mendasar dalam karya yang diterbitkan

Ketika penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan yang signifikan dalam karya mereka yang diterbitkan, mereka harus segera memberi tahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan mereka untuk memperbaiki naskahnya baik dalam bentuk ralat atau retraksi. Jika editor atau penerbit mengetahui dari pihak ketiga bahwa karya yang diterbitkan mengandung kesalahan atau ketidaktepatan yang signifikan, maka penulis harus segera memperbaiki atau mengajukan permohonan retraksi atau memberikan bukti kepada editor jurnal tentang kebenaran naskah tersebut.

Rincian lebih lanjut mengenai Etika Publikasi dan Pernyataan Malpraktek Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran disertakan dalam http://jurnal.unpad.ac.id/jkg/about/editorialPolicies#custom-1

 

Review Guidelines

Pedoman Etik untuk Mitra Bestari

Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

 

Mitra bestari memainkan peranan penting dalam memastikan integritas dan keilmiahan sebuah karya. Proses peer review sangat tergantung pada kepercayaan dan keikutsertaan dari komunitas ilmiah dan mengharuskan semua orang yang terlibat berperilaku secara bertanggung jawab dan etis. Para mitra bestari mungkin tidak akan dapat memenuhi peranannya tanpa panduan yang tepat, dan tanpa menyadari kewajiban etis mereka. Jurnal sebagai bentuk publikasi ilmiah haruslah memberikan kebijakan yang transparan untuk para mitra bestari. Dengan demikian, para mitra bestari harus melakukan review dengan cara yang etis dan dapat dipertanggungjawabkan. Komunikasi yang jelas antara jurnal dan mitra bestari sangat penting untuk memfasilitasi review yang konsisten, objektif, dan tepat waktu.

Peer review, dalam panduan ini, mengacu pada review yang diberikan pada naskah yang diserahkan pada jurnal, tetapi juga dapat meliputi review untuk platform lain, dan berlaku untuk komentar publik yang dapat terjadi sebelum atau sesudah publikasi. Model peer review akan mempengaruhi unsur-unsur setiap prosesnya.

Model-model Peer Review

Ada berbagai jenis atau model peer review, semuanya memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan. Bagan di bawah ini mengidentifikasi elemen kunci dari berbagai model yang terkait dengan proses dalam peer review. Mitra bestari harus memahami tanggung jawab mereka terkait dengan kerahasiaan proses dan kepemilikan hasil review berdasarkan model peer review yang digunakan. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran menggunakan proses double blind peer review dengan unsur-unsur utama sebagai berikut:

 

Menjadi mitra bestari

Tanggung jawab profesional: Peneliti dan pakar dalam bidang tertentu sesuai dengan fokus dan ruang lingkup Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, dan dianggap perlu untuk mempertahankan kualitas publikasi, dapat menjadi mitra bestari kami. Kami memberlakukan proses penunjukan formal untuk dewan mitra bestari kami, dengan pertimbangan penuh dari keahlian dan reputasinya masing-masing. Seluruh mitra bestari harus memberikan kami informasi pribadi dan profesional yang akurat dan representasi yang adil dari keahlian mereka, termasuk informasi kontak yang dapat diverifikasi dan akurat. Sebelum penunjukani dilakukan, terlebih dahulu kami memastikan bahwa mitra bestari potensial memiliki keahlian yang diperlukan untuk menilai naskah dan tidak memiliki penilaian yang bias.

Konflik kepentingan: Seluruh mitra bestari harus mendeklarasikan terbebas dari segala potensi persaingan, atau konflik kepentingan apapun. Konflik kepentingan dapat bersifat pribadi, keuangan, intelektual, profesional, politik, atau agama. Mitra bestari tidak boleh mereview naskah hanya untuk mendapat ide dan hasil utamanya tanpa bermaksud menyerahkan hasil review tersebut; atau menyetujui untuk mereview naskah yang sangat mirip dengan naskah milik mitra bestari tersebut dalam berbagai taraf penyelesaian, dari mulai persiapan atau sedang dipertimbangkan di jurnal lain.

Ketepatan waktu: Mitra bestari harus menanggapi undangan untuk melakukan peer review dalam jangka waktu yang telah ditentukan, bahkan jika Anda tidak dapat melakukan peninjauan. Anda dapat menyetujui permintaa review apabila Anda merasa memenuhi kualifikasi untuk menilai naskah tertentu yang diajukan, dan hanya jika Anda dapat mengembalikan review dalam kerangka waktu yang diusulkan atau disepakati bersama. Selalu informasikan kepada kami segera jika keadaan Anda berubah dan Anda tidak dapat memenuhi kesepakatan waktu Anda sebelumnya, atau jika Anda memerlukan perpanjangan waktu. Jika Anda tidak dapat melakukan review, akan sangat membantu untuk memberikan saran untuk mitra bestari alternatif yang relevan, berdasarkan keahlian mereka, dan tanpa pengaruh pertimbangan pribadi, atau maksud apa pun agar naskah diarahkan untuk menerima hasil tertentu (baik positif atau negatif).

 

Melakukan review

Langkah awal: Bacalah naskah yang dikirimkan pada Anda secara menyeluruh, disesuaikan dengan pengetahuan dan kepakaran yang Anda miliki pada bidang tersebut, juga dengan Panduan Review, Panduan Penulisan, dll. Hubungi editor terkait jika ada ketidakjelasan dan permintaan file yang hilang atau tidak lengkap yang Anda butuhkan. Jangan hubungi penulis secara langsung tanpa seizin editor, seberapa mendesaknya situasi tersebut. Penting untuk memahami ruang lingkup review sebelum Anda memulai, seperti “Apakah peninjauan data mentah diperlukan?”, dll.

Kerahasiaan: Hormati kerahasiaan proses peer review dan hindari penggunaan informasi yang diperoleh selama proses peer review untuk keuntungan pribadi atau pihak-pihak tertentu, atau untuk merugikan atau mendiskreditkan pihak-pihak tertentu. Jangan melibatkan orang lain dalam proses review (termasuk peneliti pemula yang Anda bimbing), tanpa terlebih dahulu mendapatkan izin dari editor jurnal. Nama-nama individu yang telah membantu proses review harus disertakan sehingga mereka tercatat dalam catatan jurnal sehingga dapat menerima pengakuan karena upaya mereka.

Bias dan konflik kepentingan: Adalah penting untuk tetap tidak bias dalam pertimbangan yang terkait dengan SARA atau kepentingan politik tertentu, gender, atau karakteristik lain dari penulis, asal-usul naskah, dan pertimbangan komersial tertentu. Jika Anda memiliki konflik kepentingan yang mungkin mencegah Anda memberikan review yang objektif dan tidak memihak, beri tahu editor jurnal untuk meminta saran (misalnya, Mungkin ada permintaan resensi untuk ditambahkan sebagai penulis setelah publikasi karena tingkat revisi tertentu; dll.). Sambil menunggu jawaban, disarankan untuk tidak meninjau naskah dan materi terkait terlebih dahulu. Demikian juga, beri tahu editor jurnal sesegera mungkin jika Anda merasakan tidak memiliki keahlian yang diperlukan untuk menilai aspek yang relevan dari naskah yang diberikan pada Anda agar tidak menunda proses review terlalu lama. Beritahu editor jurnal jika Anda mencurigai identitas penulis yang dapat menimbulkan potensi persaingan atau konflik kepentingan, potensi plagiarism, dan/atau rekam jejak buruk lainnya.

Kecurigaan pelanggaran etika: Beri tahu editor jurnal jika Anda menemukan ketidakbenaran dalam penelitian dan etika publikasi. Misalnya, Anda mungkin memiliki kekhawatiran bahwa kesalahan prosedur telah terjadi selama penelitian atau penulisan dan penyerahan naskah; atau Anda mungkin melihat kemiripan substansial antara naskah dan pengiriman bersamaan ke jurnal lain atau artikel yang telah dipublikasikan sebelumnya. Dalam hal ini, Anda dapat menghubungi dewan editorial jurnal secara langsung dan jangan mencoba untuk menyelidiki sendiri. Adalah tepat untuk bekerja sama dan mempercayakan penyelesaian masalah etika tersebut pada editor jurnal, dan tidak secara pribadi menyelidiki lebih lanjut kecuali diminta untuk informasi atau saran tambahan.

Pengalihan hasil peer review: Mitra bestari dapat diminta untuk memberikan izin transfer hasil review mereka sebagai kebijakan jurnal. Jika sebuah naskah ditolak dari satu jurnal dan diserahkan ke jurnal yang lain, dan Anda diminta untuk meninjau naskah yang sama, Anda harus siap untuk meninjau kembali naskah itu karena mungkin telah terjadi perubahan antara dua pengiriman dan kriteria jurnal untuk evaluasi dan penerimaan mungkin berbeda. Untuk kepentingan transparansi dan efisiensi, adalah tepat untuk memberikan review asli Anda untuk jurnal baru (dengan izin untuk melakukannya dari jurnal sebelumnya), menjelaskan bahwa Anda telah mereview pengajuan sebelumnya dan mencatat setiap perubahan apa pun.

Persiapan laporan hasil review

Format: Ikuti ketentuan Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran dalam penulisan dan memposting hasil review Anda. Jika form tertentu atau detail penilaian diperlukan, gunakan form yang telah disediakan, dan berikan detail penilaian sesuai yang diminta oleh jurnal. Bersikaplah objektif dan konstruktif dalam review Anda, berikan umpan balik yang akan membantu penulis untuk memperbaiki naskah mereka. Misalnya, spesifik dalam kritik Anda, dan berikan bukti pendukung dengan referensi yang tepat untuk membenarkan pernyataan yang bersifat terlalu umum, untuk membantu dewan editorial kami dalam mengevaluasi naskah tersebut. Bersikaplah profesional dan tidak bersikap memusuhi atau emosional, dan hindari membuat komentar pribadi yang mencemarkan atau menghina, atau membuat tuduhan yang tidak berdasar dan bersifat personal.

Umpan balik yang sesuai: Ingatlah bahwa dewan editorial kami membutuhkan penilaian yang adil, jujur, dan tidak bias, terhadap kekuatan dan kelemahan naskah. Kami mengizinkan mitra bestari untuk memberikan komentar rahasia kepada editor serta komentar untuk dibaca oleh penulis. Kami juga meminta rekomendasi untuk menerima / merevisi / menolak naskah; setiap rekomendasi harus sesuai dengan komentar yang diberikan dalam ulasan. Jika Anda belum mereview seluruh naskah, jangan memberikan rekomendasi yang hanya akan bersifat parsial. Pastikan komentar dan rekomendasi Anda untuk dewan editor kami konsisten dengan catatan-catatan yang Anda berikan untuk penulis; sebagian besar umpan balik harus dimasukkan dalam laporan yang akan dilihat oleh penulis. Komentar rahasia kepada editor tidak boleh menjadi tempat untuk pencemaran nama baik atau tuduhan palsu, dilakukan dengan keyakinan bahwa penulis tidak akan melihat komentar Anda tersebut, karena merupakan bahan keputusan editorial.

Bahasa dan gaya penulisan: Penulisan ulang sebuah manuskrip ke dalam gaya penulisan yang Anda sukai, harus Anda lakukan dengan berkoordinasi dengan dewan editor jurnal, dan hanya dilakukan untuk alasan perubahan yang meningkatkan kejelasan dan aliran konsistensi pembahasan penelitian. Selain itu, waspadai kepekaan masalah bahasa yang disebabkan oleh penulis yang menulis dalam bahasa yang bukan bahasa mereka yang pertama atau paling mahir. Anda dapat mempercayakan masalah apa pun terkait bahasa dan gaya penulisan ke dewan editorial kami, dan dapat menyampaikan saran perbaikan tersebut kepada penulis.

Saran untuk penulisan lanjutan: Adalah tugas mitra bestari untuk mengomentari kualitas dan ketelitian pekerjaan yang mereka terima. Jika pekerjaan tidak jelas karena analisis yang hilang, Anda harus berkomentar dan menjelaskan analisis tambahan apa yang akan memperjelas pekerjaan yang diajukan. Bukan tugas mitra bestari untuk memperluas penulisan artikel di luar jangkauan bidang keahliannya. Jelaskan pada bagian apa, (jika ada) saran penelitian/penulisan lanjutan sangat penting untuk mendukung klaim yang dibuat dalam naskah yang sedang dipertimbangkan, dan yang hanya akan memperkuat atau memperluas cakupan penulisan.

Akuntabilitas: Persiapkan laporan hasil review Anda sendiri, kecuali Anda telah memiliki izin dari editor jurnal untuk melibatkan orang lain. Jangan membuat komentar negatif yang tidak adil, termasuk kritik yang tidak beralasan dari karya pesaing apa pun yang disebutkan dalam naskah. Saran harus berdasarkan alasan akademis yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Hindari kesengajaan memperpanjang proses review, baik dengan menunda pengiriman hasil review Anda atau dengan meminta informasi tambahan yang sebenarnya tidak perlu.

Hal yang perlu dilakukan setelah proses peer review

Anda dapat mengakomodasi permintaan dari jurnal untuk mereview ulang naskah yang telah Anda ulas sebelumnya. Akan sangat membantu untuk segera memberikan tanggapan jika kami menghubungi Anda tentang hal-hal yang berkaitan dengan hasil review Anda, dan untuk memberikan informasi yang diperlukan. Demikian pula, Anda dapat menghubungi kami jika ada hal-hal relevan yang terungkap setelah Anda mengirimkan hasil review Anda yang mungkin dapat mempengaruhi umpan balik dan rekomendasi asli Anda. Teruslah menjaga sifat kerahasiaan dari proses peer review dan jangan mengungkapkan rincian manuskrip setelah peer review kecuali Anda telah memiliki izin sebelumnya.

 

Screening for Plagiarism

Untuk memeriksa kemungkinan plagiarisme naskah diproses menggunakan aplikasi Turnitin®

 

 

Journal History

Jurnal Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran didirikan pada tahun 1988 dengan nama Jurnal Kedokteran Gigi. Tujuan utama jurnal ini adalah untuk mempublikasikan dan mengakomodasi hasil penelitian dan karya ilmiah dosen peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran. Dalam perkembangannya Jurnal Kedokteran Gigi mendapat respon yang sangat baik dari kalangan Fakultas Kedokteran Gigi yang lain maupun dari para dokter gigi praktisi sehingga pada akhirnya  mewadahi tulisan-tulisan artikel ilmiah dari dosen-dosen Fakultas Kedokteran Gigi dari berbagai Universitas di Indonesia. Artikel-artikel dalam Jurnal Kedokteran Gigi ini menjadi rujukan banyak dokter gigi praktisi karena dapat diterapkan dalam praktek sehari-hari dan menambah wawasan keilmuan dalam bidang kedokteran gigi.

Pada tahun 2007, Jurnal Kedokteran Gigi berubah menjadi jurnal berbahasa Inggris bernama Padjadjaran Journal of Dentistry©, sehingga sejak tahun tersebut, Jurnal Kedokteran Gigi secara resmi dihentikan aktivitasnya.

Pada tahun 2016, Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran mulai diaktifkan dan dikembangkan kembali dengan tujuan untuk mengakomodasi seluruh karya ilmu kedokteran gigi yang bergerak dalam bidang akademik, riset, maupun praktisi, sehingga dapat menjadi acuan bagi seluruh cabang ilmu kedokteran gigi, sekaligus media diseminasi karya ilmiah kedokteran gigi klinis yang lebih spesifik, seperti artikel penelitian, laporan kasus dan ulasan sistematik.

Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran memiliki misi menjadi wahana diseminasi dan acuan ilmiah di bidang pendidikan dan penelitian sejawat dokter gigi peneliti dan masyarakat luas yang terkait lainnya dalam bidang kedokteran gigi dan pengembangannya secara nasional, regional, dan Internasional.