Gambaran Pelayanan Konseling Gizi dan Olahraga pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kota Bandung

Faizah Rofi, Elsa Pudji Setiawati, Siska Wiramihardja

Abstrak


Konseling gizi dan olahraga pada pasien DM Tipe 2 ( DMT2 ) diperlukan untuk mengontrol glukosa darah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran keberlangsungan program pelayanan konseling gizi dan olahraga pada pasien DMT2 di Puskesmas Kota Bandung. Penelitian deskriptif kualitatif dilakukan dari bulan Agustus-November 2016 di tiga Puskesmas Kota Bandung. Responden penelitian terdiri dari 3 dokter umum, 3 ahli gizi, dan 18 pasien DMT2. Data diambil dengan wawancara mendalam dan observasi. Alur konseling meliputi pendaftaran, pemeriksaan, cek laboratorium, dan pemeriksaan kembali oleh dokter disertai konseling yang kemudian pasien disarankan untuk rujukan ke ahli gizi dan mengikuti Prolanis. Proses konseling gizi oleh ahli gizi meliputi inisiasi, pengkajian, diagnosis gizi, intervensi, dan evaluasi. Berdasarkan wawancara yang dilakukan dari 24 responden, 18 responden menyatakan konseling gizi oleh dokter dilakukan tanpa tahapan diagnosis gizi. Konseling olahraga meliputi pengkajian dan intervensi olahraga memenuhi 2 dari 7 protokol konseling olahraga. Pengetahuan dokter mengenai penyakit DM lebih lengkap dibandingkan ahli gizi. Fasilitas konseling meliputi ruangan dan food model telah tersedia. Konseling gizi dan olahraga pada pasien diabetes melitus tipe 2 oleh petugas kesehatan telah  diimplementasikan di Puskesmas Kota Bandung tetapi masih perlu ditingkatkan karena faktor-faktor berupa faktor dari pasien, petugas kesehatan, dan prosedur.

Kata Kunci: Diabetes melitus tipe 2, konseling


Teks Lengkap:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24198/jsk.v2i4.12491

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.