Chimica et Natura Acta
Abstract
Sinovektomi radiasi adalah cara alternatif yang efektif dari sinovektomi bedah untuk terapi radang sendi atau rheumatoid arthritis. Kerugian utama sinovectomi radiasi adalah kebocoran radioaktivitas dari sendi yang diperlakukannya. Beberapa cara untuk meminimalisasi kebocoran radioaktivitas diantaranya adalah memilih radioisotop dengan waktu paruh pendek, menggunakan partikel pembawa radioaktif dengan ukuran yang sesuai. Karakteristik hasil penandaan hidroksiapatit (HAp) dengan radioisotop 188Re menggunakan stano klorida dan natrium oksalat, serta biodistribusi pada tikus normal merupakan tujuan penelitian ini. Prosedur penandaan hidroksiapatit dengan 188Re telah berhasil didapatkan kondisi optimum menggunakan 40 mg HAp, pH 1, 4 mg stano klorida, 1 mg natrium oksalat dan waktu inkubasi selama 45 menit dalam suhu kamar. 188Re-HAp mempunyai sifat larutan koloid berwarna putih, stabil mempertahankan kemurnian radiokimia sebesar 95% setelah 4 hari bila disimpan dalam larutan asam askorbat (10 mg/mL, pH 5). Injeksi intra-artikular pada tikus jenis wistar normal menunjukkan akumulasi sebesar 96,43% dari 188Re-HAp di persendian setelah penyuntikan 24 jam dengan total kumulatif kebocoran radioaktivitas adalah 3,75%.
Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License.
Volume
3
Issue
cna/vol3/iss1
Recommended Citation
Setiawan, Duyeh and Hastiawan, Iwan
(2015)
"KARAKTERISTIK 188Re- HIDROKSIAPATIT UNTUK SINOVEKTOMI RADIASI,"
Chimica et Natura Acta: Vol. 3:
Iss.
1, Article 1.
DOI: https://doi.org/10.24198/cna.v3.n1.9166
Available at:
https://journal.unpad.ac.id/cna/vol3/iss1/1