•  
  •  
 

Chimica et Natura Acta

Abstract

Asap rokok mengandung logam kadmium (Cd) yang bila teremisikan ke udara dapat menyebabkan polusi udara. Tanaman lidah mertua jenis Sansevieria hyacinthoides dan Sansevieria trifasciata memiliki stomata tempat masuknya kadmium logam yang kemudian terikat oleh ligan dalam bentuk fitokelatin sehingga dapat digunakan sebagai tanaman fitoremediasi logam Cd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa konsentrasi maksimum logam Cd yang terserap oleh tanaman lidah mertua tersebut di atas dari asap rokok jenis non filter dengan variasi waktu kontak dan apakah tanaman tersebut  termasuk tanaman hiperakumulator atau tidak terhadap logam Cd. Variasi waktu kontak asap rokok terhadap tanaman adalah 0, 3, 6 dan 9 hari. Penyerapan lidah mertua tanaman S. hyacinthoides masing-masing 0,826; 1,314; 1.264 dan 0,876 mg/kg, sedangkan tipe S. trifasciata masing-masing 0,842; 0,502; 1,386 dan 1,646 mg/kg. Jadi dapat disimpulkan bahwa tanaman lidah  mertua (S. hyacinthoides dan S. trifasciata) bukan termasuk tanaman  hiperakumolator terhadap logam Cd karena tanaman mampu mengabsorpsi  0,488 mg/kg dan 0,804 mg/kg untuk 0.005 kg sampel.

Creative Commons License

Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International License.

Volume

4

Issue

cna/vol4/iss2

Share

COinS