•  
  •  
 

Jurnal Kultivasi

Abstract

Permasalahan budidaya kacang hijau di Indonesia adalah produktivitas yang masih rendah dan lahan budidaya yang terbatas, sehingga dapat diatasi dengan mengoptimalkan lahan marginal seperti tanah ultisol untuk kegiatan budidaya kacang hijau. Tujuan pene-litian ini adalah untuk mengetahui varietas kacang hijau dan jenis pupuk organik yang mampu menghasilkan produksi tinggi di tanah ultisol. Penelitian dilakukan menggunakan polibag di Screen House, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman pada bulan Juli-September 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor. Faktor pertama adalah varietas kacang hijau yang terdiri atas tiga varietas, yaitu Vima 1, Betet, dan Murai. Faktor kedua adalah jenis pupuk, yaitu tanpa pupuk (kontrol), pupuk kandang ayam, pupuk bokashi rumen sapi, dan pupuk bokashi limbah sayuran pasar. Variable yang diamati antara lain jumlah cabang per tanaman, jumlah polong isi per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot 100 biji, dan indeks panen. Hasil penelitian menun-jukkan bahwa pupuk organik kandang ayam dan pupuk bokhasi rumen sapi mampu meningkatkan hasil kacang hijau. Kata kunci: Kacang hijau ∙ Pupuk organik ∙ Ultisol

Share

COinS
 
 

To view the content in your browser, please download Adobe Reader or, alternately,
you may Download the file to your hard drive.

NOTE: The latest versions of Adobe Reader do not support viewing PDF files within Firefox on Mac OS and if you are using a modern (Intel) Mac, there is no official plugin for viewing PDF files within the browser window.