Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran
Abstract
Basis populasi Sapi Pasundan di Kabupaten Majalengka hanya di Kecamatan Kertajati dan menyebar di sepuluh desa, namun sejak tahun 2014 mengalami degradasi daya dukung lahan akibat alih fungsi lahan hutan. Penurunan daya dukung ini mengakibatkan migrasi ternak ke luar wilayah. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan frekuensi gen, nilai keseimbangan populasi dan Effective Population Size (EPS) pada Sapi Pasundan di Kabupaten Majalengka, sejak September sampai November 2015. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif, pemilihan sampel ternak menggunakan stratified random sampling, dan pengukuran sebaran genotip menggunakan pola protein albumin darah. Struktur populasi diukur berdasarkan basis populasi pada wilayah yang menjadi daya dukungnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan daya dukung wilayah di Kecamatan Kertajati disebabkan oleh alih fungsi lahan menjadi Bandara Internasional dan Perubahan pola tanaman hutan dari Jati menjadi tanaman Karet. Hal ini menyebabkan migrasi ternak ke wilayah lain ke Sumedang dan Indramayu. Dampak migrasi ternak antara lain terjadi penurunan frekuensi gen menjadi tiga gen AlbA, AlbB, dan AlbC, namun nilai keseimbangan populasi belum terjadi penyimpangan. Sementara kondisi EPS (183) termasuk aman menuju rentan.
Recommended Citation
Arifin, Johar; Komar, Sri Bandiati; Setyowati, Endang Yuni; and Yunasaf, Unang
(2015)
"Sebaran Gen, Keseimbangan Populasi dan Ukuran Populasi Efektif Sapi Pasundan Pasca Migrasi di Majalengka,"
Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran: Vol. 15:
No.
2, Article 1.
Available at:
https://journal.unpad.ac.id/jitunpad/vol15/iss2/1





