•  
  •  
 

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Abstract

Crossbreeding antara ternak lokal dengan eksotik merupakan salah satu strategi peningkatan produktivitas ternak. Metode ini akan mengubah frekuensi alel-alel gen yang bertanggung jawab pada sifat seperti pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan frekuensi alel gen Growth Hormone (GH) dan hubungannya dengan ukuran tubuh populasi kambing keturunan Boer. Sebanyak 44 ekor kambing terdiri dari kambing Boer, dan keturunannya dengan Jawa Randu bernama Boerja F1, F2 dan F3 digunakan sebagai sumber DNA. Tipe alel ditentukan dengan metode Polymerase Chain Reaction-Restriction fragment length polymorphism (PCR-RFLP) menggunakan enzim HaeIII. Ukuran tubuh diukur pada lingkar dada (LD), panjang badan (PB), dan tinggi gumba (TG). Dua tipe alel gen GH yaitu A dan B, dengan variasi genotipe AA dan AB teramati pada penelitian ini. Frekuensi alel A pada populasi kambing Boerja F1, F2, dan F3 adalah 0,50; 0,57; dan 0,59, sedangkan alel B adalah 0,50; 0,43; and 0,41, berturut-turut. Nilai heterozigositas populasi Boerja F1 ke F3 teramati mengalami penurunan, dan ukuran tubuh LD antar populasi menunjukkan perbedaan nyata (p<0,05). Berdasarkan penelitian ini, disimpulkan bahwa perubahan frekuensi alel gen GH berhubungan dengan ukuran tubuh keturunan kambing Boer.

Share

COinS
 
 

To view the content in your browser, please download Adobe Reader or, alternately,
you may Download the file to your hard drive.

NOTE: The latest versions of Adobe Reader do not support viewing PDF files within Firefox on Mac OS and if you are using a modern (Intel) Mac, there is no official plugin for viewing PDF files within the browser window.