•  
  •  
 

Abstract

Musyawarah Daerah (MUSDA) Partai Golkar Kabupaten Gorontalo yang dilaksanakan 28 Agustus 2016 untuk memilih ketua dan pengurus baru berbeda dengan MUSDA sebelumnya. Salah satunya kandidat yang tidak diunggulkan, Hendra Hemeto, terpilih menjadi Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Gorontalo Periode 2016–2021. Terpilihnya Hendra Hemeto yang mampu mengalahkan Warsito Somawiyono sebagai kandidat terkuat, karena sebelumnya didukung oleh Pimpinan Kecamatan (PK) sebagai pemilik suara, menjadi menarik dikaji dari perpektif komunnikasi politik. Kemenangan Hendra Hemeto menarik untuk dikaji terutama berkaitan dengan bagaimana pola komunikasi politik diri dan tim kampanyenya dalam MUSDA Partai Golkar. Untuk mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut, maka data penelitian dikaji secara kualitatif deskriptif, yaitu mengkonstruksikan realitas dan makna kultural serta fokus pada proses dan peristiwa secara interaktif. Dari hasil analisis, maka dapat dikatakan bahwa keberhasilan Hendra Hemeto tidak lepas dari pengelolaan komunikasi politik yang baik terutama oleh tim kampanye dirinya.

Share

COinS
 
 

To view the content in your browser, please download Adobe Reader or, alternately,
you may Download the file to your hard drive.

NOTE: The latest versions of Adobe Reader do not support viewing PDF files within Firefox on Mac OS and if you are using a modern (Intel) Mac, there is no official plugin for viewing PDF files within the browser window.