•  
  •  
 

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas mengenai perilaku politik santri berdasarkan beberapa pendekatan perilaku politik dan derajat kepatuhan santri kepada kiai dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan Tahun 2020. Santri yang berada di pesantren memiliki kendala mengakses informasi dari luar terutama terkait pilkada yang akan dilaksanakan, sehingga mempengaruhi perilaku politik dalam menentukan pilihan politik santri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dan dalam menentukan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan menyesuaikan kebutuhan data untuk kepentingan penelitian. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori pendekatan politik melalui beberapa aspek yaitu sosiologis, psikologis dan pilihan rasional. Hasil penelitian menunjukan bahwa dilihat dari aspek pendekatannya, perilaku politik santri Pondok Pesantren Assalafiyah Tanjung Rame sangat dipengaruhi aspek sosiologis dan psikologis, namun tidak dipengaruhi aspek rasional. Dari aspek kepercayaan santri kepada kiai, santri dikategorikan sebagai santri patuh mutlak dan santri patuh semu. Di Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin, aspek sosiologis, psikologis dan pilihan rasional tidak berperan secara efektif. Santri dikategorikan sebagai santri prismatik yaitu santri tidak menjadikan kiai sebagai referensi dalam menjatuhkan pilihan politik. Dua pondok pesantren yang dijadikan lokasi penelitian ini menunjukkan aspek yang berbeda; pesantren tradisional dan modern, sehingga aspek-aspek yang di temukan sebagai hasil penelitian juga berbeda.

Share

COinS
 
 

To view the content in your browser, please download Adobe Reader or, alternately,
you may Download the file to your hard drive.

NOTE: The latest versions of Adobe Reader do not support viewing PDF files within Firefox on Mac OS and if you are using a modern (Intel) Mac, there is no official plugin for viewing PDF files within the browser window.